Kapan kita menikah :3 ?
Menikah berarti kita sudah berada di dermaga cinta yang akan siap mengarungi lautan yang penuh rintangan. Hanya cinta yang sungguh sungguh yang bisa melaluinya. Membicarakan tentang pernikahan, kapan kamu akan menikah? Aku sendiri belum begitu merencanakan. Kalau dibilang kapan, mungkin ketika aku sudah berumur 26/27 th. Beberapa teman pernah bilang padaku, katanya terlalu lama menikah diumur itu. Ahh itukan kata orang. Tahun ini umurku 23 th, apakah 3 atau 4 tahun lagi aku sudah siap dalam ekonomi ataupun mental? Rencana Tuhan siapa yang tau?
Fyi, aku mempunyai geng yang terbentuk sewaktu SMA. Kita berjumlah 8 orang yang mana perempuan semua. Dua diantaranya sudah menikah (yang satu sudah punya anak, yang satu baru saja menikah sebulan yang lalu). Dua lagi sedang merencanakan pertunangan. Sisanya sedang survive dalam kehidupan, termasuk aku. Aku juga mempunyai sahabat laki laki yang sekarang sedang bekerja di luar kota. Waktu itu dia bilang akan berencana menikah tahun depan. Namun sayang sekali, cintanya kandas ketika sebelum sempat melamar pujaan hati. Semoga dia segera bangkit untuk mencari pasangannya yaa. Selain dia, aku juga punya sahabat laki laki yang lumayan genit. Namun jangan salah, dia sudah berpacaran dengan pasangannya selama kurang lebih satu windu. Gila luar biasa lamanya kan sudah seperti lagunya Tulus, tapi mereka belum juga menikah. Ngomong ngomong tentang pacaran yang lama, saudaraku juga pernah mengalaminya. Dia sudah kenal pacarnya sejak semester 1 di perkuliahan. Sudah 5 tahun berpacaran, akhirnya mereka putus. Sebuah perjalanan yang menguras tenaga bukan? Setelahnya saudaraku memutuskan untuk menikah dengan temannya sewaktu SMP setelah ksbb dan tentunya karena rencana Tuhan. Sudah capek membaca kisah yang melelahkan? Haha aku juga punya sebuah cerita pernikahan yang sepertinya dengan 3 kalimat saja bisa langsung selesai. Tetanggaku (cowo) adalah orang yang sangat pemberani. Suatu hari ketika pulang kerja, dia bertemu tetangga depan rumahku (cewe) dan menawarkan tumpangan untuk pulang. Di perjalanan pulang itu, dia langsung melamar si cewe untuk dijadikan istri. Langsung tanpa fafifu si cewe pun menerima lamaran tersebut. Selang beberapa bulan, mereka pun menikah. Bahkan sampai sekarang, cinta mereka tetap langgeng. Tanpa kalian sadari, ternyata butuh 5 kalimat untuk menceritakan perjalanan cinta mereka hehe.
Oh iya awalnya aku malas menikah karena aku pikir akan rumit. Namun, ibuku bilang, pasti akan sangat membahagiakan hidup dalam keluarga baru, bersama orang yang dicintai dan pastinya juga mencintai kita. Apalagi ditambah beberapa anak pasti sangatlah seru. Berdoa dan berusaha, kelak pasti akan ada waktunya. Dalam proses pernikahan ada yang disebut pacaran. Pacaran itu bukanlah ajang gengsi untuk dikejar ataupun mengejar ngejar (berarti berlebihan) pasangan tapi, untuk mempertahankan dan memberi kenyamanan. Sampai sekarang aku belum menemukan yang benar benar pas, karena tidak ada manusia sempurna. Aku hanya sedang bersyukur untuk apa yang aku miliki.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar