SABTU INDAH ??
Sabtu indah.
Ya, itulah katalimat menarik yang ada di benakku saat ini. Sabtu yang tidak ada
ulangan ekonomi, tidak ada testu (tes Sabtu) dan rencana menarik bersama 3
sahabatku. Aku tahu gosib ini dari Dewia kelas XB. Semoga itu bukan PHP
(Pemberian Harapan Palsu) saja. Kami berencana membeli headphone di JEC yang
saat ini telah dibuka pameran bermacam alat elektronik. Mari kukenalkan dulu dengan 3 sahabatku. Yang
pertama, ada Ameyta si amoeba yang selalu bergerak ke mana-mana tanpa kita
sadari. Lalu ada Puspina si unyil yang kecil dan sok unyu. Terakhir ada Cesi si
dewi wc yang terlalu lancar pencernaanya hingga kemana-mana harus ke wc. Mau tau nama
dan karakterku? Bacalah cerita ini sampai selesai.
Kuawali pagi ini dengan berbasah-basah ria
karena hujan terus mengguyur dengan derasnya. Di tengah perjalanan menuju
sekolah, hujan telah reda. Namun, aku enggan melepas mantelku. Ya, menurut
perkiraanku mantel ini akan kering sesampai di sekolah dan tinggal melipatnya
saja. Sesampai di parkiran, banyak teman-teman yang melihat dan menertawakan
aku. Karena hanya aku yang memakai jas hujan dan itu pun sudah kering. Sampai
di kelas, semua temanku sudah beragumen mengenai pulang pagi sekitar jam 10.00
WIB. Saat jam istirahat selesai, aku melihat segerombolan kelas XI pulang yang
kemudian disusul kelas X. Aku, Puspina, Ameyta dan Cesi jadi pergi ke JEC.
Sebelumnya, kami harus ke rumah Cesi untuk menitipkan motor Ameyta. Aku juga
memberi waktu mereka untuk
sholat.
Jujur, aku belum hafal jalan ke
JEC. Dan aku
memperbolehkan orang yang membaca cerita ini tertawa. Setelah sampai di JEC,
aku langsung menuju ke kamar mandi. Ya, aku terkenal beser. Di dalam, kami ikut
berdesak-desakan dengan lautan manusia. Berminat membeli headphone, kami
berkeliling untuk mencari yang sesuai koceng.
“ Kenapa rata-rata Rp 50.000,00 an ya?,”
gumam Pina dengan muka sok imut.
“ Engga, itu ada Rp 20.000 an,” sahut
Ameyta yang tiba-tiba ada di sebelahku.
“ Tisa, ikut
aku cari mouse pad yuk,” pinta Cesi padaku.
“ Ok. Bentar
ya unyil and amoebaku,” candaku.
Setelah aku
dan Cesi berkeliling dan tidak membawa hasil, kami kembali ke tempat Pina dan
Ameyta. Ternyata disana ada banyak mouse pad yang menggiurkan. Ketika aku
hendak membeli headphone tang merah tadi, ternyata Meyta telah membelinya dan
yang putih telah dibeli Pina. Dan mereka tak mau aku membeli dengan warna yang
sama. Ya, aku lebih baik mengalah karena mengalah itu lebih terhormat dari pada
kalah. Saat kami berjalan, ada bule yang member brosur tapi, kami tidak terlalu
tahu apa isinya. Sepertinya semacam tawaran touring. Ketika kami berada di
bagian aksesori Hp, kami bertemu lagi dengan bule itu dan diberi brosur lagi.
Tapi kami tidak bisa mengatakan “tadi sudah dikasih” dalam bahasa Inggris.
“Eh tadi
udah dikasih kan?,” bisikku.
“Trus gimana
ngomongnya? Ga biasa ngomongnya,” kata Puspina.
“Udah terima
aja,” sahut Ameyta.
“Bahasa
Inggrinya “tadi” apa? Tanya Cesi.
“Tauk ah
gelap,” sahutku dengan nyengir.
Ternyata mbak-mbak yang sedang promosi di sebelah kami memperhatikan
segala tingkah laku kami dan tersenyum. Kami hanya nyengir dan kabur keluar
untuk mengisi perut. Aku, Cesi, Pina memilih mie ayam dan Amaeyta memilih
bakso. Kami memilih tempat yang teduh di bawah deklit yang sudah disediakan.
Saat pelayan sedang mencari keberadaan kami, kami sengaja tidak melihatnya
untuk sedikit mengerjai. Maklum anak muda mempunyai kebahagiaan tersendiri
untuk ini.
Setelah puas
berbincang dan berhubung perut sudah kenyang, kami kembali ke rumah Cesi.
Tiba-tiba sudah berjejer polisi menggiring para pengendara motor. Yah,
terjadilah apa yang terjadi. Kami ditilang dan haru membayar Rp 40.000,00.
Padahal kami masih memakai seragam juga telah menyerahka kartu pelajar.
“
Nasib-nasib,” gerutuku.
“ Edan!
Pelajar kota dilolosin,” sahut Cesi dengan muka geram.
“ Parah!!! walaupun sekolahan kita batas kota tetap aja masih kabupaten,”
sela Ameyta.
”…..,”Pina
hanya nyengir kecut.
Setelah sampai di rumah Cesi,kami berpamitan untuk pulang dan
berterimakasih atas traktirannya tadi. Sungguh semua hal yang terjadi hari ini
sangat mengesalkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar